Sabtu, 06 Agustus 2011

Sejarah singkat Kelompok Tani Tunas Muda

SEJARAH SINGKAT PENDIRIAN KELOMPOK TANI TUNAS MUDA
      Sejarah berdirinya UKM yang bergerak dalam bidang tanaman hias ini, bermula dari munculnya ide Bapak Iwan. Seorang penduduk pribumi asli yang tergerak untuk membuat usaha kelompok yang produktif dari suatu lingkungan di daerah Pamulang Timur. Beliau merasa prihatin dengan kondisi anak muda sekarang ini. Karena banyak sekali Anak muda yang tidak mempunyai pekerjaan, hanya iseng dan menghabiskan waktunya hanya untuk bernyanyi-nyanyi dan bermain gitar. Akhirnya beliau mengajak beberapa pemuda warga sekitar untuk bekerja bersama dalam usaha agribisnis tanaman hias.
      Usaha awal yang dilakukan dalam membuat usaha kelompok produktif itu adalah dengan membuka komunikasi dengan pihak kelurahan setempat dan upaya untuk mengesahkan keberadaan kelompok. Setelah merampungkan syarat-syarat administrasi yang diminta oleh pihak kelurahan, akhirnya pada tanggal 8 November 2008 keluarlah SK (Surat Keputusan) dari pihak kelurahan yang menandakan resminya kelompok ini dan terdaftar sebagai kelompok tani tanaman hias di kelurahan Pamulang Timur bernama ”Kelompok Tani Tunas Muda Pamulang Timur”. Dengan komoditas unggulannya adalah tanaman jenis Bromelia.
Perlu diketahui bahwa Kelompok Tani Tunas Muda ini adalah pelopor pertama dalam usaha bersama khususnya dalam bidang agribisnis tanaman hias. Dan yang pada akhirnya menjadi inspirasi untuk membuat kelompok tani-kelompok tani selanjutnya.
Saat ini Kelompok Tani Tunas Muda Pamulang Timur telah melakukan kegiatan bisnisnya keberbagai daerah, Seperti Bali, Yogyakarta, Aceh, dan berbagai daerah lainnya. 

LOGO DAN MAKNA
Adapun gambar Logo dari Kelompok Tani Tunas Muda adalah 3 orang yang berdiri bersama, yaitu Ayah, Ibu, dan Anak. Dimana sang ayah mengenakan topi caping. Makna dari logo ini adalah melambangkan 3 anggota keluarga yang saling bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan usaha bertani atau bercocok tanam.
Filosofi usaha bapak iwan dalam mengembangkan tanaman hias patut dicontoh. beliau menganggap Alam adalah Karunia dari Yang Maha Kuasa, sehingga kita sebagai manusia harus menghormati dan memperlakukannya dengan bijak. "Cintailah Alam sekitarmu, maka Alam akan memberikan Manfaat Bagimu juga"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar